Contact Person 5373710c
Klik Fb

Teh Pekoe Super

Adalah teh yang diproses dengan menggunakan Metode Non Fermentasi dihasilkan dari pucuk pekoe yaitu Tanaman teh yang sudah berusia ratusan tahun, TERBUKTI mengandung banyak senyawa Bio Aktif yang diperlukan oleh tubuh kita

Air Terjun Parang Ijo

Air terjun ini berjarak tempuh sekitar 20 menit dari komplek wisata candi Cetho. Bagi Anda yang kerap bergelut dengan kesibukan aktivitas kerja, tentu akan merasa jenuh. Tempat wisata ini cocok untuk anda

Peternakan Semut Rang Rang Taruna Tani

Kroto merupakan makanan utama bagi burung yang gemar berkicau, seperti kacer, murai, prenjak dan lain lain, oleh karena itu didesa kami ada peternakan dan pengembangbiakan semut rang rang, silahkan dilihat..

Sayuran Organik Yang Segar Dan Menyehatkan

... ^_^...

Keindahan Alam Kabupaten Karanganyar

Memang daerah saya sebagian besar adalah pedesaan namun pemandangan di daerah sini gak kalah cantiknya dengan daerah lain, Monggo difollow Instagram saya

Kata Kata Motivasi Andrie Wongso

Tekad merupakan sumber motivasi bagi kemajuan dan kesuksesan! Mereka yang memiliki tekad yang kuat, Dia bisa menciptakan apa yang TIDAK MUNGKIN menjadi MUNGKIN! -Andrie Wongso

Showing posts with label amalan sunah. Show all posts
Showing posts with label amalan sunah. Show all posts

Monday, October 3, 2016

Puasa Sunah Arafah

Puasa Sunah  Arafah, Puasa Satu Hari Sebelum menyembelih hewan kurban atau Idhul Adha



Puasa yang pahalanya tak kalah dengan puasa ramadhan adalah puasa tanggal 9 dzulhijjah, atau dinamakan puasa arofah, yaitu puasa yang dilaksanakan 1 hari sebelum penyembelihan hewan kurban, waktu dimana orang-orang yang melakasanakan haji sedang melaksanakan wukuf diarofah, pahalanya orang yang wukuf diarofah yaitu diberikan pengampunan dosa walaupun sebanyak rintikan hujan atau sebanyak hitungan hari didunia, untuk itu dianjurkan berpuasa dihari arofah, pahala yang Allah berikan tidak kalah dengan wukuf di Arofah.

Perhatikan dalil berikut :

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
Nabi Muhammad SAW bersabda : Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim 1162)

Untuk itu sangat disayangkan jika dilewatkan begitu saja, padahal kalau dihitung-hitung sudah berapa banyak dosa kita dalam setahun, atau bisa diibaratkan dengan banyaknya pasir dilautan, rintikan hujan atau sebanyak buih dilautan.? semua dosa dalam setahun itu hilang dengan puasa sehari saja, tentunya tidak untuk dosa dosa Had (dosa besar). Semoga kita diberi kesempatan oleh Allah SWT bisa melaksanakan ibadah dengan lancar dan barokah, aamiin.

Puasa Sunah Hari Asyura

Puasa Sunah Hari Asyura



 Asyura adalah hari ke sepuluh bulan Muharam dalam kalender Islam. Hari Asyura sebenarnya hari perayaan kaum Yahudi sebagai rasa syukur atas kemenangan Nabi Musa dan kaum Bani Israil atas musuh mereka, Raja Firaun. Ketika hijrah di Madinah Nabi Muhammad s.a.w. memerintahkan umatnya untuk berpuasa satu hari pada hari Asyura karena kaum Muslimin lebih dekat dengan Nabi Musa. Setelah Allah menurunkan perintah puasa Ramadhan maka puasa asyura menjadi sunah. Untuk membedakan dengan kaum yahudi maka Nabi juga menyarankan kaum Muslimin untuk berpuasa satu hari sebelum hari Asyura yaitu 9 Muharam. Jadi puasa Asyura bisa dilaksanakan tanggal 9 atau tanggal 10 atau kedua-duanya.
Berbeda dengan kaum Yahudi yang berpuasa pada hari Asyura sebagai peringatan / perayaan namun umat Islam berpuasa Asyura adalah untuk mengharapkan ampunan dari Allah subhanahu wata’aala, sebagaimana tertulis dalam hadist Termizi No. 752 Kitabu Shiam.

3397 – حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا أَيُّوبُ السَّخْتِيَانِيُّ، عَنِ ابْنِ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، لَمَّا قَدِمَ المَدِينَةَ، وَجَدَهُمْ يَصُومُونَ يَوْمًا، يَعْنِي عَاشُورَاءَ، فَقَالُوا: هَذَا يَوْمٌ عَظِيمٌ، وَهُوَ يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى، وَأَغْرَقَ آلَ فِرْعَوْنَ، فَصَامَ مُوسَى شُكْرًا لِلَّهِ، فَقَالَ «أَنَا أَوْلَى بِمُوسَى مِنْهُمْ» فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

… Ibni Abas meriwayatkan: Sesungguhnya Nabi s.a.w., ketika tiba di Madinah beliau menjumpai orang-orang Yahudi berpuasa satu hari, yaitu hari asyura, mereka mengatakan: Ini adalah hari raya, hari asyura ini adalah hari ketika Allah menyelamatkan Nabi Musa, dan menenggelamkan Firaun, maka Musa berpuasa sebagai tanda syukur kepada Allah, Maka Nabi bersabda: Kita lebih dekat dengan Nabi Musa dari pada mereka (Yahudi). Maka Nabi berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan berpuasa pada hari Asyura”.
[Hadist Shohih Bukhari No. 3397 Kitabu Ahadisu Ambiya’]

752 – حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ، قَالَا: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ غَيْلَانَ بْنِ جَرِيرٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدٍ، عَنْ أَبِي قَتَادَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ»

… sesungguhnya Nabi s.a.w. bersabda: “Puasa pada hari Asyura, sesungguhnya saya berharap kepada Allah agar mengampuni (dosa-dosa) satu tahun yang telah lewat”.
[Hadist Sunan Termizi No. 752 Abwabushiam]

بَابُ صِيَامِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ
2001 – حَدَّثَنَا أَبُو اليَمَانِ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ: أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ، أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِصِيَامِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ»
… Aisyah r.a. meriwayatkan: “Ada Rasulullah s.a.w. memerintahkan untuk puasa pada hari Asyura, maka ketika diwajibkan puasa Ramadhan maka ada siapa yang menghendaki berpuasalah dan silakan siapa yang menghendaki tidak puasa”.
[Hadist Shohih Bukhari No. 2001Kitabu Shiam]

755 -… وَرُوِيَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ: «صُومُوا التَّاسِعَ وَالعَاشِرَ وَخَالِفُوا اليَهُودَ»
… dan diriwayatkan dari Ibni Abas sesungghnya Nabi bersabda: “Puasalah pada tanggal sembilan dan sepuluh dan selisihilah orang Yahudi”.
[Hadist Sunan Termizi No. 755 Abwabushiam]

134 – (1134) وحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَأَبُو كُرَيْبٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ عَبَّاسٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَيْرٍ، – لَعَلَّهُ قَالَ: – عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ» وَفِي رِوَايَةِ أَبِي بَكْرٍ: قَالَ: يَعْنِي يَوْمَ عَاشُورَاءَ
… Abdillah bin Abas r.a. meriwayatkan: Rasulullah s.a.w.bersabda: “Seandainya saya masih hidup sampai tahun depan, maka saya akan berpuasa pada tanggal 9 dan dalam riwayat Abu Bakar: mengatakan: “Yakni hari ‘Asyura”.
[Hadist Shohih Muslim No 134 –(1134) Kitabushiam]

Sumber: Alhadist Kutubussittah dan berbagai sumber yang soheh